Skip to main content

Posts

Showing posts with the label berita

Kisah Vivi Aria-Eko Ardianivan Mengharap Buah Hati Lewat Bayi Tabung

Penantian panjang pasangan Vivi Aria Nursella-Eko Ardianivan Dewangga akan kehadiran buah hati berakhir sudah. Lewat teknologi bayi tabung, pasutri yang menikah selama lima tahun tengah menanti kelahiran jabang bayi. Ditemui usai kontrol di Klinik Morula IVF Surabaya, wajah Sella tampak sumringah. Begitu juga sang suami yang setia menemani. “Alhamdulillah sekarang usianya (kehamilan) tiga bulan,” kata Sella. Perempuan 24 tahun itu berkisah jika dirinya sudah tiga kali melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Ketiga dokter itu menyatakan pasangan ini baik-baik saja. “Saya nunggu tapi kok gak hamil-hamil. Akhirnya nekad ke klinik ini, waktu masih ada di Jalan Bogowonto, Surabaya,” jelasnya. Di klinik ini, dia ditangani salah satu dokter Ilustrasi (www.pixabay.com) Tadinya pasangan ini berniat melakukan inseminasi. Namun pemeriksaan dokter menunjukkan jika suaminya diketahui menderita teratozoospermia, suatu gangguan dimana bentuk dan ukuran sperma abnormal. Sehing...

Akademisi UGM hadiri upacara penyerahan hadiah Nobel Perdamaian

Dilansir dari lensaindonesia.com pada tanggal 6 Desember 2017 Editor :  Nani Mashita LENSAINDONESIA.COM:  Dua orang akademisi dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fisipol UGM, Muhadi Sugiono dan Yunizar Adiputera akan menghadiri upacara penyerahan hadiah nobel 2017 di Oslo pada 10 Desember mendatang. Keduanya diundang mewakili Institute of International Studies Fisipol UGM yang menjadi mitra organisasi International Campaign to Abolish Nuclear Weapon (ICAN) yang tahun ini dianugerahi penghargaan nobel perdamaian. Yunizar Adiputera mengatakan pemberian penghargaan hadiah nobel kepada ICAN sebagai momentum untuk menyadarkan masyarakat global tentang pentingnya isu perlucutan senjata nuklir di tengah ancaman adanya risiko perang nuklir di semenanjung Korea. “Nobel prize bukan hadiah untuk melihat bahwa ICAN sebagai sebuah organisasi namun sebagai momentum untuk peduli keberlangsungan hidup penduduk di muka bumi dari ancaman senjata nuklir,” ...

Peneliti ITS jadikan ikan gabus obat alternatif bagi penderita diabetes

Dua peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Dr Dewi Hidayati SSi MSi dan Sri Nurhalita berhasil memanfaatkan ikan gabus sebagai obat penyakit diabetes. Dewi Hidayati menjelaskan ketertarikan meneliti ekstrak ikan gabus berawal dari tingginya jumlah penderita diabetes di Indonesia. Berdasarkan penelitian berjudul Blueprint for Change, penderita diabetes di Indonesia tercatat mencapai 7,6 juta orang. Sebanyak 41 persen di antaranya tidak mengetahui kondisi kesehatannya dan 39 persen mendapatkan pengobatan. Sisanya, hanya 0,7 persen penderita diabetes yang mendapatkan pengobatan dengan tepat. Adapun Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit penyebab kematian tertinggi ke-6 di Indonesia. Kebanyakan penderitanya tidak sadar mengidap penyakit ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala-gejala yang timbul. Selain itu, biaya pengobatan yang harus dikeluarkan juga terbilang mahal. "Ikan gabus merupakan salah satu jeni...

Empu keris masa lalu ternyata sudah kenal teknologi

Pengantar: Tulisan ini jelasnya bukan tulisan saya. Judulnya pun merupakan bentuk rasa takjub saya pada para empu keris yang teryata lebih cerdas dari yang kita kira. Beruntung ada kawan Kompas yang mau memberikan tulisan Ahmad Arif untuk dibaca isinya dan siapa tahu menginspirasi pembaca disini untuk lebih mencintai kebudayaan sendiri. Selamat menikmati. --- Sebagai warisan budaya yang diakui UNESCO, pengetahuan kita tentang keris cenderung sangat kurang. Kalaupun keris didiskusikan, biasanya aspek bentuk, pamor, dan mistiknya. Padahal, senjata ini juga bisa dilihat sebagai produk budaya yang menandai kemajuan ilmu dan teknologi metalurgi masyarakat Nusantara di masa lalu. Sebagai sebuah produk budaya, keris menyebar di hampir seluruh Nusantara, utamanya di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, Jawa, dan Madura, dengan berbagai variasi penyebutan. Bahkan, keris juga ditemui di Malaysia, Thailand, dan Filipina. Aneka variasi keris dan senjata pusaka lain d...

Bidan Jatim Cari Pemimpin

Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Daerah (PD) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jatim pada Juni 2014 mendatang, Tim Tujuh yang diketuai Roementahingsih, SPd, MMKes sudah selesai melakukan penyaringan calon ketua yang akan dipilih dalam musda nanti. Ada banyak kandidat yang mencalonkan diri untuk maju sebagai calon ketua PD IBI Jatim. Namun, Tim Tujuh akhirnya hanya meloloskan 15 orang yang dianggap memenuhi syarat yang ditentukan.“Pelaksanaan Musda PD IBI Jatim merupakan tindak lanjut dari amanah Kongres Ikatan Bidan Indonesia yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu,” kata Ketua IBI Jatim, Endang Sri Resmiati SH SST MMKes. Nama-nama calon ketua periode 2013-2018 ini sudah disosialisasikan kepada seluruh ketua IBI cabang kota dan kabupaten. Nantinya, mereka inilah yang akan meneruskan informasi ini kepada seluruh anggota melalui pengurus ranting. Hasil keputusan pengurus ranting selanjutnya disampaikan kepada ketua pengurus cabang. “Ketua pengurus cabang dan wak...

ANTV, Karni dan Eksklusivitas

Farid Gaban / 11/05/2006 ANTV dan Karni Ilyas merindukan liputan eksklusif, momentum baru untuk me-relaunch dan me-rebrand stasiun televisi itu, stasiun milik Keluarga Bakrie yang kini sebagian sahamnya dibeli raksasa media Rupert Murdoch. Salah satu liputan eksklusif mutakhir adalah ”penggrebegan teroris” di Wonosobo. Saya ada di lokasi kejadian beberapa jam setelah penggerebegan (sedang kebetulan pulang ke kota kelahiran saya itu). Melihat lokasi peristiwa, saya segera bisa menyimpulkan betapa ANTV memperoleh privelege sangat besar dalam liputan itu. Dan segera pula muncul pertanyaan di kepala saya: apa yang telah dan akan diberikan oleh ANTV kepada pihak kepolisian sebagai imbalannya? Rumah “sarang teroris” terletak di pinggir jalan utama yang menghubungkan Wonosobo dengan kota-kota lain seperti Temanggung, Magelang, dan Purworejo. Bus-bus besar jurusan Purwokerto-Wonosobo-Semarang melewati jalan itu. Mobil studio-mini ANTV (lengkap dengan satelit) persis parkir di seberang...

Bisnis Obat di Balik Ruang Praktik

Tak ada yang ingin jatuh sakit. Menurunnya kesehatan membuat hidup menjadi tak nyaman. Namun di Indonesia bukan hanya hidup yang tak nyaman, sakit juga berarti seseorang harus merogoh kocek dalam-dalam. Nanti dulu bicara soal perawatan di rumah sakit. Untuk sekadar menebus resep obat kita sudah dibuat mengurut dada. Mahalnya harga obat-obat sudah melampaui batas kemampuan ekonomi masyarakat banyak. Mahalnya harga obat di Indonesia bukan cerita baru. Hal ini sudah menjadi keluhan sejak lama. Kebijakan pemerintah untuk mengedarkan obat generik yang diklaim lebih murah dari obat paten malah berbalik. Di lapangan pasien ternyata mendapatkan fakta bahwa harga obat generik yang diresepkan dokter lebih mahal ketimbang obat paten [baca: Pengawasan Kurang, Harga Obat Mahal]. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Departemen Kesehatan serta Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mengakui harga obat di Indonesia mahal bukan kepalang. Disinyalir harganya ada yang mencapai 200 kali lipat dari h...

Tempo dan Jilbab Hitam

Tulisan ini merupakan salinan dari website rimanews.com yang menyalinnya dari Kompasiana. Tidak lama setelah mengunggah tulisannya, Kompasiana memutuskan menghapus tulisan tersebut karena dianggap menyalahi aturan yang disepakati bersama. Tempo sudah menyanggah tulisan yang konon ditulis oleh mantan wartawannya. Link bantahan dari Tempo bisa dklik disini dan disini . Tidak ada hal tendensius dari kemunculan cerita Jilbab Hitam di blog saya. Tapi mari kita jadikan sebagai sebuah peristiwa yang pernah ada, meski sekarang sudah dihapus. Juga bisa jadi pelajaran menarik bagaimana tudingan-tudingan dari akun anonim di twitter semisal Trio Macan seolah mendapat pembenar dari tulisan Jilbab Hitam. Atau jangan-jangan, Trio Macan juga bikin akun anonim Jilbab Hitam di Kompasiana? Wallahualam........mari membaca, mari bijak menanggapinya. Meski gemas dan sakit hati, toh kita harus tetap esensi dari tulisan ini. Apa? Menurut saya? Hmmm...sebagian keciiiil benar, sebagian keciiiiiil salah, ...

"Surat Cinta" Century

Kompas, 10 Januari 2012 Gerimis pada awal 2012 belum mampu mendinginkan polemik penalangan Century yang terjadi hampir empat tahun lalu. Sepenggal pidato Presiden SBY satu hari pascahasil angket Century mulai dipertanyakan lantaran tiga surat mantan Menteri Keuangan dan Ketua KSSK. ”Sekali lagi, saat pengambilan keputusan itu saya sedang berada di luar negeri. Saya memang tidak dimintai keputusan dan arahan….” Itulah kutipan transkripsi pidato Presiden Yudhoyono di Istana Negara, 4 Maret 2010, yang tertulis di laman http://www.presidensby.info . Di sana, Presiden bilang, ketika kebijakan bailout diambil, SBY mengikuti KTT G-20 di Amerika Serikat dan APEC di Peru. Masih di pidato yang sama, dikatakan, berdasarkan Perppu Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK), pengambilan keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak butuh keterlibatan Presiden. Tentu tidak berlebihan jika saya memaknai pidato itu bahwa salah ataupun benar kebijaka...

First family tax returns raises flags

  Rendi A. Witular and Hans David Tampubolon, The Jakarta Post, Jakarta | Headlines | Wed, January 30 2013, 9:42 AM    Paper Edition | Page: 1 An old phrase says nothing in life is certain but death and taxes. At a time when the nexus of power and wealth is viewed with skepticism, a peek into their tax returns might be expected to reveal the financial affairs of Indonesia’s first family. Just like any other eligible, law-abiding citizens, President Susilo Bambang Yudhoyono and his two sons — Maj. Agus Harimurti and Edhie “Ibas” Baskoro — file tax returns. Documents obtained by The Jakarta Post show Yudhoyono’s 2011 tax returns, submitted in the first quarter of 2012. He earned Rp 1.37 billion (US$143,000) during that year as President, in addition to Rp 107 million in income from royalties. The validity of these documents was confirmed by sources at the Finance Ministry’s taxation directorate general. The documents further revealed that i...

Meraup Untung dari Toilet

Keberadaan toilet selama ini dianggap tidak mengenakkan untuk dibahas, apalagi sampai harus dipersiapkan keberadaannya secara khusus. Padahal fungsi toilet sangat penting dan dibutuhkan semua orang. Andri Wibowo Susilo melihat hal tersebut sebagai peluang bisnis dengan menyiapkan toilet portabel yang ‘wah’ . Presiden SBY pun pernah menggunakan toilet miliknya ini.   ADA sebuah ungkapan, bila ingin mengetahui kepribadian seseorang bisa tercermin dari toilet yang ada di rumahnya. Jika kamar mandinya bersih, maka orang tersebut rapi dan sebaliknya. Namun, pilihan toilet bersih kadang tidak bisa dipenuhi oleh toilet-toilet yang ada di ruang publik. “Karena itu, saya ingin memberikan sebuah toilet yang decent , layak,” katanya ditemui di sela-sela perhelatan Jatim Fair 2012 di Grand City Mall, Surabaya.     TOILET SEWA : Andri di depan toilet yang disewakan Ada di bisnis toilet portabel memang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh Andri. Bermula dari keberha...