Skip to main content

Sunyi yang Menyesap di Hati

Sunyi hujan yang mengguyur Surabaya terasa benar di hati
Rasaku terasa mengering dan tak bersuara
Asaku tak mampu berjalan liar meraih harapan
Sunyiku menyesap di hati

Tak kudapat sinarmu,tak mampu kuraih Lentera hatimu
Kusesapi sunyi hidupku bagaikan menyesap setitik kehidupan
Karena tak kutahu dimana dirimu

Tapi sunyi tak lagi senyap
Alam begitu indah dan berkicau padaku
Matahari mulai menyapa dan menghapus senyap
Dirimu hadir dengan mata yang sama
Menatap hangat padaku



Surabaya, 27 Oktober

Comments

Anonymous said…
wuih puisinya.. keren
ternyata ini yg kemaren itu